Myshoot Chapter 1

Lama nggak nge-blog… #hehehe… Oke… Kali ini aku buat cerita fiksi. Temanya tentang sekolah dan misteri. Seperti yang kamu lihat di judul atas, judul cerita ini adalah Myshoot. Tau artinya? Ya, nggak lah karena memang nggak ada artinya😄. Rencananya mau tulis dalam 3 chapter (bagian).
Ini tulisan pertama yang ku publikasikan. Jadi, maaf klau gaya tulisannya terlalu jelek atau ceritanya nggak menarik. Sebenarnya sih, aku nggak serius amat ngerjainya. Hanya mengisi waktu luang. Dan untuk ngedukung adikku agar tetap semangat menulis cerita.
Baiklah, selamat membaca. Kritik dan saran sangat kuharapkan!

CHAPTER 1 : Semakin Dekat dengan ‘Mereka’
Pada saat pagi yang sedang hujan, Akira masuk ke sekolah barunya di SMA Michiru. “Selamat masuk ke SMA ini, Akira!” sambut kakaknya, Taro yang berada di kelas 3 SMA yang sama.
“Terima kasih, kakak! Oh iya, sekarang banyak siswa yang ikut klub disini. Aku juga ingin ikut klub, tapi disini ada klub apa saja?”
“Banyak! Ada klub membuat manga, drama, menanam, sepak bola, melukis, memanggang dan masih banyak lagi. Dan ada satu klub yang terkenal disini, yaitu klub ‘Myshoot’!”
“Huh? Klub apa itu?”
“Rahasia, kamu cari tahu saja sendiri. Kamu pasti akan suka!”
“Begitukah? Hmmmm”
Terdengar bunyi bel masuk, lalu kakaknya berkata “Sudah masuk, selamat menikmati sekolah barumu!”
Lalu, Akira masuk ke kelas. “Ta-daaa!” Yusuke dan Mira mengejutkan Akira.
“Ternyata kalian,” Akira berekspresi datar seolah-olah tidak terkejut.
“Haha, seperti biasa kamu tidak terkejut” Mira
“Ya, di mading tadi kami melihat daftar nama yang masuk ke kelas ini. Ternyata ada namamu” Yusuke
Mereka bertiga adalah teman sekelas pada saat SMP. Lalu, guru datang dan mereka ke tempat duduk mereka masing-masing.
“Selamat pagi, aku adalah wali kelas kalian. Aku pengajar matematika. Mohon kerjasamanya!” kata Bu Hime
“Matematika ya? Huh, membosankan!” kata Mira.
Pada saat guru menerangkan pelajaran, terdengar keributan di luar kelas.
“Apa ini?” Akira
Mira yang tidak sabar pun langsung keluar tanpa memedulikan guru untuk mengetahui apa yang terjadi. Lalu, tepat di tangga, Mira menemukan apa yang telah terjadi, yaitu siswa perempuan yang terjatuh dari tangga dan menyebabkan luka darah di kepalanya sehingga tidak sadarkan diri.
“Apa? Seseorang telah jatuh?” kata Mira.
Sesaat kemudian datang beberapa siswa yang berbeda dengan siswa lainnya. “Siapa mereka? Mengapa ada tanda pita di lengan baju mereka?”
“Hei Sumi, segera telepon ambulans! Sementara aku dan taiko akan membawanya ke ruang UKS,” kata siswa X yang terdapat tanda pita di lengan bajunya.
Tiba-tiba tangan Mira ditarik oleh seseorang. “Hei, Mira, kamu tidak boleh keluar dari kelas. Apalagi tidak minta izin dari Ibu. Ayo cepat masuk kelas!” kata Bu Hime dengan marah.
Sementara di kelas, para siswa heboh membicarakan apa yang baru saja terjadi. Lalu Yusuke pergi ke tempat duduk Akira dan berbicara kepadanya. “Hei Akira, kamu tahu apa yang baru saja terjadi?”
“Bagaimana aku bisa tahu? Dari tadi aku hanya duduk disini. Tanya saja nanti kepada Mira!”
Kemudian Bu Hime pun masuk ke kelas bersama Mira sehingga semuanya kembali ke tempat duduk mereka masing-masing dan diam.
Mira kembali ke tempat duduknya.
“Maaf atas keributan yang tadi. Nah sekarang mari kita lanjutkan pelajaran kita yang tadi” kata Bu Hime.
“Huh? Bagaimana aku bisa belajar setelah kejadian yang tadi?” Mira bergumam (berbicara dalam hati).
“Hei, hei, kamu tahu apa yang terjadi tadi?” bisik Yusuke kepada Mira yang duduknya berdekatan dengan Mira.
“Tadi ada seorang murid perempuan yang jatuh dari tangga sehingga tak sadarkan diri” bisik Mira
“Mengapa dia bisa jatuh?” bisik Yusuke
“Aku nggak tahu” bisik Mira
“Jadi dia terluka parah?” bisik Yusuke
“Mungkin, tapi untung dia diselamatkan oleh sekelompok siswa yang cukup aneh” bisik Mira
“Aneh?” Yusuke kebingungan.
“Hei! Apa yang kalian ceritakan? Perhatikan baik-baik penjelasan Bu guru!” teriak Bu Hime.
Beberapa menit kemudian, kelas telah usai dan masuk ke jam istirahat.
Lalu, mereka bertiga (Akira, Mira, dan Yusuke) mendiskusikan hal tersebut bersama.
“Lebih baik kita memeriksa keadaan korban tersebut dan menanyakan masalahnya” kata Yusuke
“Itu menarik” kata Akira
Mereka pun memulai penyelidikan mereka terhadap korban tersebut.
“Baiklah, mari kita mulai penyelidikan!” kata Akira. “Seperti katamu tadi, Mira, korban berada di rumah sakit. Dan kamu juga tidak tahu siapa mereka yang menolong korban. Jadi, kita akan bertanya kepada guru untuk mendapatkan informasi” kata Akira.
Lalu mereka pergi menuju ruang guru. Pada saat itu, mereka melihat ada guru yang keluar dari ruang guru.
“Oke! Ini kesempatan kita! Kamu tanyai guru itu, Mira!” kata Akira.
“Aku sendirian?” Mira terkejut
“Ya, soalnya akan jadi aneh kalau kita bertiga yang bertanya. Lagipula kamu yang paling tahu kejadiannya, kan?” jawab Akira
“Permisi Pak, apa Bapak tahu nama siswa yang terjatuh sebelumnya dan keadaanya sekarang?” tanya Mira
“Oh ya, aku mendengar kabar ini dari guru lain. Dia bernama Mayumi dari kelas 2A. Dia sekarang masih belum sadarkan diri di rumah sakit” kata pak guru
“Jadi begitu. Apa Bapak tahu siapa yang menyelamatkan Mayumi?”
“Dia diselamatkan oleh klub sekolah kita. Kalau tidak salah namanya emmm, Myshoot. Setahuku itu adalah klub yang sering membantu sekolah jika ada masalah.”
“Bapak tahu dimana ruang klub mereka?”
“Di lantai 3 di depan kelas 2C”
“Baiklah, terima kasih Bapak!” kata Mira lalu pergi.
Akira dan Yusuke berada di kantin dekat ruang guru menunggu Mira sambil minum jus.
Mira datang ke kantin dan berkata”Aku sudah dapat informasinya. Mari kita ke lantai 3″
Sebelum pergi, Akira dan Yusuke menghabiskan jus mereka. “Baiklah, ayo kita pergi,” teriak Akira dengan penuh semangat.
“Ke lantai 3? Melelahkan sekali,” gumam Yusuke (bicara dalam hati)
Lalu mereka naik tangga dari lantai 1 ke lantai 3. “Huft, capeknya,” kata Akira
Pada akhirnya, mereka menemukan ruang klub Myshoot.
“Nah, ini dia ruangannya. Ayo kita masuk” kata Mira
Tak lama kemudian bel masuk kelas berbunyi.
Mereka tidak jadi masuk ke ruangan klub dan Mira berkata “Huh? Kita akan masuk kelas? Mari kita lanjutkan penyelidikan kita pada jam istirahat kedua”.
TO BE CONTINUED

Chapter 1 selesai! Di chapter 1 ini adalah bagian pengenalan kasus. Di chapter 2 nanti, mereka akan memulai memecahkan masalah. Dan di chapter 3 nanti adalah solusinya. Aku masih dichapter 2 nih, tinggal 1/3 bagian lagi. Sedikit Review, kalian dapat karakternya Akira nggak? Menurutku sih, Akira itu orangnya nggak jelas banget. Karakternya aneh. Hehehe😄
Bagaimana ceritanya, terlalu pendekkah? Terlalu membosankankah? Serukah? Terlalu lebaykah? Nah, sekarang tulis pendapat kalian di komentar. Jangan lupa, kritik dan saran sangat kuharapkan. ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: