Monthly Archives: July, 2014

Deck Dragonic Overlord “The Rebirth”

Sekarang, Anime Cardfight Vanguard Season 4 udh keluar, yang memperkenalkan jenis skill terbaru yang namanya Legion. Seperti yang sdh aku lihat, kartu berskill legion memang cukup hebat. Walaupun begitu, bukan berarti unit yg tidak memiliki legion kalah dengan yang memiliki legion, khususnya clan kagero.

Clan kagero adalah clan yang fokus dengan me-retire, stand berulang-ulang, dan menaikkan power. Itulah yang membuatku suka dengan klan ini. Apalagi, sekarang udh muncul BT15 yg berisi kartu kagero yang hebat, contohnya evolusi dari dragonic overlord, yaitu Dragonic Overlord the rebirth dan dragonic overlord (break ride).

Ok, kali ini aku membuat deck kagero jenis Dragonic Overlord the Rebirth. Modalnya sih cuma BT15 dan EB9. Deck ini udh pernah kucoba dan menurutku ini sangat bagus. Ini dia listnya :

Grade 0 :
1x Red Pulse Dracokid / Lizard Soldier, Conroe (starter) (kalo dibolehkan starternya conroe, conroe lebih baik)
12x Critical trigger
4x Heal trigger
Grade 1 :
4x Dragon dancer, maria (perfect guard)
4x Dragon monk, gojo
3x Eternal Bringer Griffin
2x Lizard soldier, grom
2x violence horn dragon
Grade 2 :
3x Bellicosity dragon
2x berserk dragon
2x dragon dancer, arabella
3x dragonic burnout
Grade 3 :
4x dragonic overlord (break ride)
4x dragonic overlord “the rebirth”

Ok, pertama aku akan mulai dari mengapa aku pakai Dragonic Overlord the Rebirth. Banyak yang bilang, dragonic overlord the end lebih bagus daripada the rebirth. Coba kita bandingkan mereka :
Dragonic Overlord the Rebirth
[ACT](VC) Limit Break 4 (This ability is active if you have four or more damage):[Counter Blast (1) & Choose one of your «Kagerō» rear-guards or more, and lock them] If the number of locked cards you have is five or more, until end of turn, this unit gets [Power]+10000, and “[AUTO](VC):[Choose two «Kagerō» from your hand, and discard them] At the end of the battle that this unit attacked a vanguard, you may pay the cost. If you do, [Stand] this unit. This ability cannot be used for the rest of that turn. (This ability cannot be used even if the cost is not paid.)”.
(The locked card is turned face down, and cannot do anything. It turns face up at the end of the owner’s turn.)
[CONT](VC):If you have a card named “Dragonic Overlord” in your soul, this unit gets [Power]+2000.
[CONT](VC/RC): Lord (If you have a unit without a same clan as this unit, this unit cannot attack)
Dragonic Overlord the End
[CONT](VC/RC):If you have a non-«Kagerō» vanguard or rear-guard, this unit gets [Power]-2000.
[CONT](VC):If you have a card named “Dragonic Overlord” in your soul, this unit gets [Power]+2000.
[AUTO](VC):[Counter Blast (2) & Choose a card named “Dragonic Overlord the End” from your hand, and discard it] When this unit’s attack hits, you may pay the cost. If you do, [Stand] this unit.
Kalau dipikir-pikir, the End lebih baik karena skillnya tidak me-lock rear-guard, sehingga bisa menyerang lebih banyak daripada menggunakan the rebirth. Nah, coba kalo the rebirth, lock 5 unit, cuma powernya +10000, terus skillnya sama aja kayak the end. Bayangkan aja, kamu menggunakan skill the rebirth, tapi pada akhirnya diguard semua pakai perfect guard. Rasanya kesal, kan? Nah, sekarang mari kita lihat apa cost yang harus dibayar supaya bisa dapat skillnya.
The rebirth : counter-blast 1, lock 5, discard 2
The end : counter-blast 2, discard 1 “the end” (persona blast)
Kalau lock 5 disamakan dengan powernya +10000, aku lebih milih the rebirth. Kalau the end, masalahnya ada di counter-blast yang terlalu banyak, misalkan kita melakukan cross break ride dgn the end, maka memerlukan cb 3. Terus, persona blast juga payah, peluang gunakan skillnya jadi kecil, nggak bisa gunakan skillnya berulang-ulang. Bisa jadi, waktu kamu break ride kamu nggak gunakan skill the end karena nggak bisa persona blast, break ridenya jadi nggak bisa dimanfaatkan secara maksimal kan?
Terus, jika kamu ngelawan deck link joker, maka the rebirth jadi pilihan paling tepat, karena pada dasarnya kamu memang mau nge-lock rear-guardmu.
Terus lock 5 juga memberikan keuntungan, kamu bebas meletakkan rear guard ke tempat yang kamu mau. Mau rear guardmu grade 3 semua nggak masalah, karena pada akhirnya dilock.
Jadi kesimpulanku, the rebirth lebih unggul dari the end.

Sekarang, aku akan menjelaskan mengapa susunan decknya seperti itu :
Mengapa pakai dracokid? Padahal itu kartu biasa aja? Itu karena di deck ini, semakin banyak dapat overlord, semakin bagus, asalkan tidak missing grade. Overlord akan terus menerus direcycle. Contoh combonya : pakai skill griffin/perfect guard, lalu gunakan skill burnout, lalu gunakan skill griffin agar overlord tdk berada di bawah dari deck. Terus, ini selalu meningkatkan kemungkinan kamu akan melakukan break ride.
Critical 12 itu wajib. Biar bisa mendesak damage lawan.
Heal? Nggak perlu dijelasin

Aku lebih milih perfect guard daripada quintet wall, karena kamu bakal kehabisan kartu di deck apabila pakai quintet wall. Terus counter blastnya juga cukup merugikan.

Tips, skill gojo dan arabella cocok digunakan waktu kamu akan menggunakan skill the rebirth. Mengapa aku nggak gunakan vanilla grade 1 atau grade 2? Di deck ini, power tidak diutamakan, toh pada akhirnya dilock XD

Deck ini cukup banyak yang menggunakan counterblast, jadi bellicosity dan grom cukup perlu. Lagipula, soul blast juga jarang digunakan, makanya aku pakai grom untuk manfaatkan ruang yang ada. Power grom terlalu rendah? Sekali lagi kukatakan, pada akhirnya mereka dilock XD

Sebenarnya aku nggak punya alasan gunakan violence, kalo nemu yg lebih bagus, gantikan aja. Tapi aku nggak menemukannya.

Berserk itu hebat, jadi nggak ada alasan tidak gunakannya. Begitu juga dengan dragonic overlord break ride. Break ride paling hebat tuuh.

Ok, spertinya udh cukup. Hampir semua, kartu ini berasal dari bt15 dan EB09, kecuali arabella. So, cara dapetin kartunya gampang banget. Selamat mencoba! Let’s fight!

Belajar Bahasa G #2

Postingan ini merupakan kelanjutan dari postingan sebelumnya, yaitu : Belajar Bahasa G #1. Jadi, saya sarankan untuk membaca postingan yang pertamanya dahulu apabila belum pernah membacanya.
Linknya mana?
Hohoho, saya males masukkan linknya. Kamu aja yang mencarinya, OK? Lagipula belajar itu nggak boleh males dan harus berjuang keras. XD

ATTENTION PLEASE! Mohon tidak untuk terlalu serius dalam pelajaran ini. Toh, sebenarnya ini lebih banyak bercandanya daripada belajar.

Selamat datang di Hilmfiksm e-Learning! Disini, kamu bisa membaca postingan-postingan seputar pelajaran dari yang aneh sampai yang bikin kamu pusing.

Pada postingan semalam, aku berjanji akan membuat postingan kedua Belajar Bahasa G, yaitu tentang membuat kalimat dengan Bahasa G (menulis dan berbicara).

MEMBUAT KALIMAT DENGAN BAHASA G

Kamu tahu, bukan, mengapa pelajaran ini terpisah menjadi 2? Itu karena cara untuk membaca bahasa G berbeda dengan cara untuk menulisnya. Dan, mengapa pelajaran membuat kalimat aku masukkan di pelajaran kedua? Itu karena membuat kalimat lebih sulit daripada membacanya. Jadi, konsentrasi ya?

1. Memisahkan kata menjadi suku kata
Sebenarnya ini sangat mudah. Mungkin kamu telah mempelajarinya di saat kelas 3 SD. Langsung aja ke contohnya.
Lemari jika dipisahkan menjadi le-ma-ri
Terompet jika dipisahkan menjadi te-rom-pet
Plastik jika dipisahkan menjadi plas-tik
Tapi, proses pemisahan disini sedikit berbeda dari yang biasanya kamu pelajari di sekolah, contohnya :
Gantungan
Di sekolah, pemisahannya akan menjadi : gan-tung-an
Tapi, kalau disini, tergantung cara kamu membacanya, jadi ini akan menjadi : gan-tu-ngan
Penyamaran
Di sekolah : pe-nya-mar-an
Disini : pe-nya-ma-ran
DLL…

2. Menambahkan huruf G beserta vokalnya yang sesuai
Penambahan ini akan dibuat di setiap suku kata. Huruf vokalnya tergantung dari huruf vokal setiap suku katanya. Contohnya :
Lemari => le-ma-ri => lEgE-mAgA-rIgI => legemagarigi
Bagaimana jika ada huruf konsonan setelah huruf vokal pada suku kata? Contohnya : suku kata rom pada kata terompet. Caranya adalah hilangkan huruf konsonan, lalu setelah menambahkan huruf G beserta vokalnya yang sesuai, kamu tulis huruf konsonan yang sudah terhapus, di akhirnya. Bingung ya? Contoh :
rom => romgoM => rogom
pet => petgeT => peget
plas => plasgaS => plagas
tik => tikgiK => tigik
Jadi, kata :
Terompet => te-rom-pet => tege-rogom-peget => tegerogompeget
Plastik => plas-tik => plagas-tigik => plagastigik

Yap, itulah langkah-langkah dalam membuat kata-katanya. Jadi, kalau mau buat kalimatnya, tinggal buat bahasa G di setiap kata, lalu gabungin.
Contoh :
Sampai jumpa lagi :
Sampai => sagam-pagai
Jumpa => jugum-paga
Lagi => laga-gigi (ha? Laga gigi? XD)
Sagampagai jugumpaga lagagigi
END

Belajar Bahasa G #1

Seperti biasa, aku akan ngeposting hal-hal yang unik. Have fun dan selamat membaca!!! 🙂

ATTENTION PLEASE! Mohon untuk jangan ditanggapi secara serius postingan ini. XD

Selamat datang di Hilmfiksm e-Learning. Kali ini, kita akan belajar bahasa yang bisa dibilang hampir punah dari Indonesia. Sebagai warga negara Indonesia, saya berkewajiban untuk menyelamatkan bahasa tersebut. Ya, sesuai dengan judul di atas, bahasa yang akan kita pelajari adalah Bahasa G.

Terdengar cukup aneh, bukan? Jika kamu mencoba untuk berpikir, maka akan terlintas di kepalamu bahwa bahasa G itu adalah bahasa yang menggunakan huruf G. Ya, itu benar. Dalam mempelajari bahasa G nanti, kamu akan banyak bertemu dengan huruf G.

Sebenarnya, aku menemukan bahasa G sekitar 4 tahun yang lalu (waktu kelas 6 SD). Setelah waktu terus berjalan, aku melupakan bahasa G ketika SMP. Pada suatu hari, adikku berbicara kepadaku dengan bahasa G. Ketika itulah aku mengingat kembali bahasa G. Lalu, aku berniat untuk melestarikan bahasa G sebelum negara api menyerang. Aku yakin, Avatar pasti akan kembali. Hei, hei, apaan sih ini. Topiknya udh melenceng nih.

Ok, masuk ke sub-topik yang pertama :
Mengapa memakai huruf G?
Mmmm, kenapa ya? Aku juga nggak pernah kepikiran mengapa pakai huruf G. Mungkin supaya enak diucapkan atau didengar. Atau, penciptanya kebetulan suka aja sama huruf G. Lagipula inikan Bahasa G, jadi nggak mungkin huruf utamanya huruf H atau yang lainnya.

Dalam belajar bahasa G, pelajarannya akan dibagi menjadi 2 : menafsirkan bahasa G (membaca dan menyimak) dan membuat kalimat dengan bahasa G (menulis dan berbicara).

1. MENAFSIRKAN BAHASA G
Contoh kata dalam bahasa G :
Jegelegek
Jadi, jika kamu ingin menerjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, maka caranya : Kamu hilangkan suku kata yang terdiri dari huruf G beserta huruf vokalnya. Lalu akan menjadi begini : Jegelegek. Setelah dicoret, maka akan terbentuk kata “Jelek”. Gimana? Keren kan?
Ok, aku akan mencoba kata yang lainnya :
Kegertagas => Kegertagas => Kertas
Pugutigih => Pugutigih => Putih
Ok, sekarang mari terjemahkan kalimat ini :
Tegerigimagakagasigih agatagas kugunjugungaganmugu
Hapus : Tegerigimagakagasigih agatagas kugunjugungaganmugu
Terjemahan : Terimakasih atas kunjunganmu.

Hebatnya, ini bisa jadi kode rahasia kamu, biar orang lain nggak tahu apa yang kamu bicarakan atau tulis. Cukup sampai sini aja dulu. Pelajaran bagian kedua akan saya lanjut suatu hari nanti.

Terimakasih telah belajar disini. Semoga bermanfaat! XD

%d bloggers like this: